UMKM 15 September 2026 217 pembaca

BSI Ajak 5.000 Pedagang Pasar Beringharjo Masuk Ekosistem Digital Lewat BYOND Merchant

BSI menggelar soft launching BYOND Merchant di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, menyasar sekitar 5.000 pedagang pasar tradisional dengan QRIS, Soundbox, dan EDC.

T
Tim Editorial CMNexusPT. Cipta Mitrausaha Nusantara
BSI Ajak 5.000 Pedagang Pasar Beringharjo Masuk Ekosistem Digital Lewat BYOND Merchant

Yogyakarta, CMNexus. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menggelar sosialisasi Produk dan Layanan Solusi Ekosistem Pasar sekaligus soft launching aplikasi BYOND Merchant by BSI di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, pada Senin, 14 September 2026. Langkah itu menyasar sekitar 5.000 pedagang yang setiap hari menggerakkan aktivitas perdagangan di pasar ikonik tersebut, dengan tujuan membawa pasar tradisional lebih jauh masuk ke ekosistem ekonomi digital.

Digitalisasi menyasar pasar tradisional

Pasar Beringharjo disebut sebagai ikon denyut ekonomi pariwisata Yogyakarta dan menjadi pusat aktivitas ekonomi bagi sekitar 5.000 pedagang yang melayani masyarakat serta wisatawan setiap hari. Menurut pemberitaan ANTARA, BSI tidak ingin digitalisasi hanya tumbuh di pusat perbelanjaan modern, melainkan hadir sampai ke pasar tradisional yang menjadi tempat jutaan pelaku UMKM menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Beringharjo adalah ikon utama Yogyakarta. Jika Beringharjo bergerak, ekosistem ekonomi di sekitarnya ikut bergerak. Karena itu, kami ingin mengajak pedagang Beringharjo terus bertumbuh di era ekonomi digital," ujar SEVP Digital Banking BSI, M. Misbahul Munir.

Munir menilai perubahan cara masyarakat bertransaksi tidak dapat dihindari. Menurut dia, wisatawan maupun warga lokal semakin terbiasa memakai pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.

"Perilaku pembeli terutama cara membayarnya berubah. Pedagangnya juga harus siap berubah. Jangan sampai wisatawan datang ke Beringharjo dengan smartphone di tangan, tetapi pedagang belum memiliki pilihan pembayaran digital yang mudah dan praktis," tegasnya.

Perangkat apa saja yang disiapkan

Melalui BYOND Merchant by BSI, pedagang memperoleh sarana untuk mengelola transaksi usaha. Layanan itu diperkuat ekosistem solusi merchant BSI yang mencakup QRIS BSI, Soundbox, hingga EDC. Aplikasi BYOND Merchant by BSI juga sudah tersedia untuk diunduh melalui Google Play Store, sehingga pelaku usaha dapat mengakses solusi transaksi secara lebih praktis sesuai kebutuhan bisnisnya. Menurut keterangan pada halaman aplikasi di Google Play Store, BYOND Merchant by BSI merupakan nama dan tampilan baru dari aplikasi BSI Merchant.

Selain menghadirkan solusi transaksi digital, BSI menyatakan menggelar edukasi terkait Solusi Ekosistem Pasar untuk membantu merchant memahami pengelolaan transaksi, pengembangan usaha, dan perencanaan keuangan jangka panjang. BSI turut memperkenalkan produk dan layanan finansial syariah, antara lain Tabungan Bisnis, Pembiayaan Mikro, Tabungan Haji, Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Gadai Emas.

"Pedagang tidak hanya membutuhkan alat untuk menerima pembayaran. Mereka membutuhkan partner yang bisa menemani perjalanan bisnisnya. Mulai dari transaksi, mengelola keuangan, mendapatkan pembiayaan, sampai menyiapkan masa depan. Inilah yang ingin kami bangun di Beringharjo," kata Munir.

Angka ekosistem merchant BSI

Menurut keterangan BSI dalam pemberitaan ANTARA dan EmitenNews, hingga Agustus 2026 perseroan melayani lebih dari 604 ribu merchant QRIS terdaftar di seluruh Indonesia, tumbuh 17 persen secara tahunan (year on year/YoY). Jumlah merchant aktif tumbuh 106 persen YoY, dengan total transaksi mencapai lebih dari 90 juta transaksi dan nilai transaksi Rp5,7 triliun. Khusus di Yogyakarta, BSI melayani lebih dari 23 ribu merchant QRIS.

Perlu dicatat, versi salinan rilis yang lebih dahulu beredar pada hari yang sama mengutip basis data hingga Juli 2026 dengan angka lebih rendah, yaitu lebih dari 500 ribu merchant QRIS terdaftar, pertumbuhan merchant aktif 112 persen YoY, lebih dari 51 juta transaksi, dan nilai transaksi Rp3,5 triliun. Perbedaan itu mencerminkan basis waktu data yang berbeda; artikel ini mengutip versi terbaru (basis Agustus 2026) yang dipakai ANTARA dan EmitenNews. Seluruh angka tersebut merupakan data BSI sendiri atas ekosistemnya, bukan angka industri.

Sebagai gambaran skala nasional, Bank Indonesia mencatat bahwa hingga Juni 2026 QRIS telah digunakan oleh 65,77 juta pengguna dan diterima oleh 44,86 juta merchant, dengan 96,68 persen di antaranya UMKM. Data itu disampaikan dalam Siaran Pers Bank Indonesia No.28/167/DKom tertanggal 21 Agustus 2026.

Konteks aturan biaya platform

Langkah mendorong pedagang pasar masuk kanal digital berjalan bersamaan dengan penataan aturan perdagangan melalui sistem elektronik. Peraturan Menteri UMKM Nomor 3 Tahun 2026, yang diundangkan pada 17 Juni 2026, mengatur hak pelindungan pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) serta kewajiban penyelenggara platform digital.

Menurut ulasan hukum Veritask, salah satu ketentuannya mewajibkan platform digital berskala besar memberi potongan Biaya Layanan minimal 50 persen kepada UMK terverifikasi yang hanya menjual produk dalam negeri, dengan pengecualian untuk produk pangan olahan siap saji dan produk elektronik buatan industri besar dalam negeri. Kewajiban perjanjian kemitraan berbasis digital dan ketentuan diskon biaya layanan itu dijadwalkan mulai berlaku pada 17 Desember 2026.

Sementara itu, Kompas.com pada 12 Agustus 2026 melaporkan bahwa Kementerian UMKM menargetkan diskon 50 persen biaya layanan marketplace mulai berlaku 1 Agustus 2026, tetapi target itu belum terealisasi karena kementerian masih melakukan integrasi dengan sejumlah platform e-commerce. Verifikasi dilakukan melalui sistem SAPA UMKM sebelum insentif diteruskan ke platform.

Yang perlu diperhatikan pelaku usaha

Semakin banyak pelaku usaha masuk kanal digital, isu pelindungan data ikut mengemuka. Pengamat keamanan siber Pratama Persadha, Direktur Eksekutif Communication & Information System Security Research Center (CISSReC), mengingatkan bahwa data pelanggan UMKM tidak otomatis aman hanya karena disimpan di platform perusahaan besar.

Kepada ANTARA pada 9 September 2026, Pratama menyarankan pelaku UMKM menerapkan autentikasi multifaktor, membuat kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap layanan, serta membatasi akses ke akun bisnis sesuai kebutuhan. Ia juga menilai pelaku usaha perlu memahami kebijakan privasi platform yang dipakai, termasuk soal penyimpanan data, pembagian data dengan pihak lain, dan kemungkinan transfer data ke luar wilayah Indonesia yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2026 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Bagi pedagang pasar, rangkaian langkah ini menegaskan bahwa digitalisasi kini tidak berhenti pada alat pembayaran, melainkan menyangkut pencatatan transaksi, akses pembiayaan, dan kesiapan menghadapi aturan main baru di ruang digital. Ikuti perkembangan berita UMKM dan teknologi lainnya di cmnexus.com/news.

---

Sumber

  1. ANTARA News — "Lima Ribu Pedagang Beringharjo Siap Songsong Era Baru, BSI Siapkan Transformasi Digital Pasar Ikonik Yogyakarta" (14 Sep 2026): https://www.antaranews.com/berita/5739775/lima-ribu-pedagang-beringharjo-siap-songsong-era-baru-bsi-siapkan-transformasi-digital-pasar-ikonik-yogyakarta
  2. EmitenNews — "BSI (BRIS) Layani 604 Ribu Merchant QRIS, Nilai Transaksi Rp5,7T" (14 Sep 2026): https://emitennews.com/news/bsi-bris-layani-604-ribu-merchant-qris-nilai-transaksi-rp57t
  3. Teropong Bisnis — "Perkuat Ekosistem Digital UMKM, BSI Gelar Soft Launching BYOND Merchant di Pasar Beringharjo Didukung Visi Transformasi Danantara Indonesia" (14 Sep 2026): http://teropongbisnis.id/detail/1506348/perkuat-ekosistem-digital-umkm-bsi-gelar-soft-launching-byond-merchant-di-pasar-beringharjo-didukung-visi-transformasi-danantara-indonesia
  4. Lampung Disway — "Pedagang Beringharjo Kini Bisa Terima Pembayaran Digital, BSI Hadirkan BYOND Merchant" (14 Sep 2026): https://lampung.disway.id/news/read/1185/pedagang-beringharjo-kini-bisa-terima-pembayaran-digital-bsi-hadirkan-byond-merchant
  5. BCA Sekuritas/IQPlus — "BSI Siapkan Transformasi Digital Pasar Ikonik Yogyakarta" (14 Sep 2026): https://bcasekuritas.co.id/latest-news/news/bsi-siapkan-transformasi-digital-pasar-ikonik-yogyakarta
  6. Google Play Store — aplikasi "BYOND Merchant by BSI" (diakses 15 Sep 2026): https://play.google.com/store/apps/details?id=co.id.bankbsi.qrismerchant
  7. Bank Indonesia — Siaran Pers No.28/167/DKom, "Karya Kreatif Indonesia 2026: Inovasi Digital Kunci UMKM Naik Kelas" (21 Agu 2026): https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2816726.aspx
  8. Veritask — "Permen UMKM No. 3/2026 Dongkrak Daya Saing UMK, Platform Digital Wajib Pangkas Biaya Layanan 50%" (22 Jun 2026): https://veritask.ai/id/artikel/permen-umkm-no-3-2026-dongkrak-daya-saing-umk-platform-digital-wajib-pangkas-biaya-layanan-50-persen
  9. Kompas.com — "Kapan Diskon 50 Persen Biaya Layanan Marketplace untuk UMKM Diberlakukan?" (12 Agu 2026): https://money.kompas.com/read/2026/08/12/180502026/kapan-diskon-50-persen-biaya-layanan-marketplace-untuk-umkm-diberlakukan
  10. ANTARA News — "UMKM perlu perhatikan keamanan data saat gunakan platform digital" (9 Sep 2026): https://www.antaranews.com/berita/5733857/umkm-perlu-perhatikan-keamanan-data-saat-gunakan-platform-digital
0 suka
BagikanfXin
SOLUSI DIGITAL TERPADU

Siap Menerapkan Solusi Teknologi untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan sistem POS, AI Automation, atau ERP kustom dengan tim spesialis PT. Cipta Mitrausaha Nusantara.