UMKM 27 September 2026 150 pembaca

Koperasi Pedagang Pasar Masuk Era Digital: INKOPPAS Link Diuji Coba di Pasar Cibubur

INKOPPAS memperkenalkan INKOPPAS Link di Pasar Cibubur: satu aplikasi untuk transaksi QR, pembukuan koperasi, simpan pinjam, dan katalog digital pedagang pasar.

T
Tim Editorial CMNexusPT. Cipta Mitrausaha Nusantara
Koperasi Pedagang Pasar Masuk Era Digital: INKOPPAS Link Diuji Coba di Pasar Cibubur

Jakarta, CMNexus — Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) memperkenalkan INKOPPAS Link, sebuah platform digital yang menyatukan transaksi, pembukuan koperasi, layanan simpan pinjam, hingga pembayaran dengan kode QR dalam satu aplikasi. Peluncuran berlangsung di Pasar Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026), dengan tema "Digitalisasi Pasar, Pedagang Berdaya, Pembeli Bahagia", dan Koperasi Pedagang Pasar (KOPPAS) Cibubur Sejahtera ditunjuk sebagai lokasi percontohan pertama.

Langkah ini menyasar persoalan yang cukup mendasar di pasar rakyat: pencatatan usaha yang masih manual dan penyampaian informasi yang tidak selalu sampai ke seluruh anggota. Menurut Sekretaris Umum INKOPPAS Andrian Lame Muhar, sebagian besar koordinasi dan informasi di lingkungan koperasi pedagang pasar masih dikerjakan dengan cara manual, sehingga jaringan yang sebenarnya luas tidak tergarap optimal.

Satu aplikasi untuk transaksi sampai pembukuan

Berdasarkan keterangan INKOPPAS, INKOPPAS Link dirancang agar beberapa kebutuhan harian koperasi dan pedagang bisa diakses dari satu sistem:

  • Transaksi dan pembayaran menggunakan kode QR, termasuk kemungkinan pembayaran melalui perbankan digital maupun dompet elektronik;
  • Pembukuan koperasi, sehingga catatan keuangan tidak lagi tersebar di buku dan catatan terpisah;
  • Layanan simpan pinjam anggota; dan
  • Katalog digital yang dapat dihubungkan dengan aplikasi perpesanan, media sosial, serta layanan pengiriman.

Pengembangan platform ini melibatkan dua mitra teknis: Monologi sebagai pengembang sistem dan Moneta sebagai penyedia payment gateway. Direktur Utama MonetaPay Vista Octarensa menyatakan manfaat digitalisasi bagi pedagang tidak berhenti pada pembayaran nontunai, tetapi juga pada pencatatan keuangan yang lebih rapi, keamanan transaksi, dan akses finansial yang lebih luas.

Percontohan dan target perluasan

INKOPPAS mencatat memiliki lebih dari 2.000 koperasi pedagang pasar sebagai anggota di seluruh Indonesia. Untuk tahap awal, digitalisasi akan dijalankan di sejumlah koperasi di Jakarta sebelum meluas ke Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Barat, dengan target sekitar 100.000 anggota mulai beralih ke sistem digital. Sejumlah pemberitaan menyebut target jangka panjangnya menjangkau sekitar 2.800 KOPPAS di jaringan INKOPPAS.

Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Makro, Ruli Nuryanto, menilai pemanfaatan teknologi digital membantu pedagang memperluas jangkauan konsumen, antara lain lewat integrasi dengan aplikasi perpesanan dan media sosial. Menurutnya, platform semacam ini juga berpotensi dikembangkan dengan layanan pengiriman lokal dan ojek daring, sehingga pembeli dapat memesan tanpa harus datang ke pasar, sementara pedagang tetap memakai katalog digital dan payment link.

Di sisi pedagang, Ketua KOPPAS Cibubur Sejahtera Kusnadi berharap program ini tidak berhenti sebagai seremoni. "Kawal terus program ini agar tidak terhenti sebatas seremoni, tetapi benar-benar diterapkan dan memberi manfaat nyata bagi naiknya kelas pedagang kecil kita," ujarnya.

Yang bisa ditiru pedagang kecil di luar koperasi

Bagi pemilik usaha yang belum tergabung dalam koperasi, pola yang dipakai INKOPPAS Link tetap bisa diterapkan secara sederhana dan bertahap:

  1. Pisahkan uang usaha dan uang pribadi. Terapkan sejak hari ini — tidak perlu aplikasi khusus, cukup satu rekening atau satu dompet digital khusus usaha.
  2. Catat setiap transaksi di satu tempat. Aplikasi kasir sederhana di ponsel sudah cukup untuk menghasilkan rekap harian dan bulanan yang tidak perlu dihitung ulang.
  3. Terima pembayaran nontunai. Pembayaran dengan kode QR membuat nilai transaksi terekam otomatis, sehingga pemilik usaha tidak lagi bergantung pada ingatan saat menyusun laporan.
  4. Susun katalog produk digital. Daftar produk dengan harga dan foto memudahkan penawaran ulang ke pelanggan lewat aplikasi perpesanan, tanpa harus membuat toko daring sendiri.
  5. Rapikan laporan bulanan. Catatan yang konsisten adalah modal awal ketika usaha mengajukan pembiayaan, karena lembaga keuangan menilai kelayakan dari arus kas yang terukur.

Baca juga analisis kami soal bagaimana data transaksi digital membantu usaha kecil naik kelas di kanal berita CMNexus.

Digital, tapi tidak meninggalkan karakter pasar

Baik INKOPPAS maupun perwakilan pedagang menegaskan digitalisasi tidak dimaksudkan menggantikan cara berdagang di pasar rakyat. Interaksi langsung dan tradisi tawar-menawar tetap dipertahankan, sementara pelayanan diangkat ke level yang lebih modern. Bagi pedagang, kombinasi keduanya dinilai memberi dua keuntungan sekaligus: pembeli lama tetap nyaman, sementara pembeli baru bisa dijangkau lewat kanal digital.

INKOPPAS yang berdiri sejak 19 September 1997 dan memasuki usia ke-29 pada 19 September 2026 menargetkan sistem ini direplikasi ke seluruh jaringan koperasi pedagang pasar, dengan harapan terbentuk ekosistem pasar rakyat yang lebih efisien dan transparan.

---

Sumber: - ANTARA — "INKOPPAS dorong pedagang pasar beralih ke transaksi digital": https://kaltim.antaranews.com/rilis-pers/5748611/inkoppas-dorong-pedagang-pasar-beralih-ke-transaksi-digital - Warta Ekonomi — "INKOPPAS Luncurkan Platform Digital untuk Transaksi dan Pembukuan Pedagang Pasar" (17 September 2026): https://wartaekonomi.co.id/read635627/inkoppas-luncurkan-platform-digital-untuk-transaksi-dan-pembukuan-pedagang-pasar - Kontan (MomsMoney) — "Pedagang Pasar Go Digital, Bayar hingga Catat Transaksi Makin Mudah": https://momsmoney.kontan.co.id/news/pedagang-pasar-go-digital-bayar-hingga-catat-transaksi-makin-mudah - IDN Financials — "Village co-ops data to be updated, INKOPPAS Link eyes 100,000 members": https://idnfinancials.com/news/68994

0 suka
BagikanfXin
SOLUSI DIGITAL TERPADU

Siap Menerapkan Solusi Teknologi untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan sistem POS, AI Automation, atau ERP kustom dengan tim spesialis PT. Cipta Mitrausaha Nusantara.