UMKM 13 September 2026 336 pembaca

Mahligai Nusantara 2026 Dorong UMKM Balikpapan Naik Kelas Lewat QRIS

Pameran UMKM Mahligai Nusantara 2026 di BSCC Dome Balikpapan, 11-13 September, memamerkan sekitar 65 usaha terkurasi dengan transaksi penuh QRIS dan target 20.000 pengunjung.

T
Tim Editorial CMNexusPT. Cipta Mitrausaha Nusantara
Mahligai Nusantara 2026 Dorong UMKM Balikpapan Naik Kelas Lewat QRIS

Jakarta, CMNexus. Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Kota Balikpapan menggelar pameran UMKM Mahligai Nusantara 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, 11-13 September 2026. Memasuki penyelenggaraan keempat sejak pertama kali digelar pada 2023, kegiatan ini dirancang bukan sekadar pameran produk, melainkan ruang kurasi, pendampingan, dan perluasan pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Balikpapan, Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara (PPU), hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tema yang diusung tahun ini adalah "Merangkai Kolaborasi, Mengakselerasi Inovasi untuk UMKM yang Tangguh dan Berdaya Saing". BI Balikpapan juga memakai tagar berbahasa Paser, #BerayakBetampaSetaketMendenia, yang bermakna "Bersama Berkarya, UMKM Mendunia".

"Sinergi dan kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem UMKM, baik dari sisi kapasitas usaha, kualitas produk, maupun perluasan akses pasar," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Balikpapan Robi Ariadi, seperti dikutip ANTARA.

Sekitar 65 UMKM terkurasi, mayoritas sektor kuliner

RRI melaporkan ajang ini memamerkan sedikitnya 65 pelaku UMKM terkurasi, mencakup 45 UMKM kuliner serta beragam produk wastra dan kriya unggulan daerah. Cerdasnews mencatat angka serupa: hampir 65 UMKM yang telah melalui proses kurasi, terdiri dari 45 UMKM makanan dan minuman, wastra, batik, tenun, dan craft. Sementara Lingkar Kaltim menyebut sekitar 65 UMKM dengan rincian 45 UMKM makanan dan minuman serta 14 UMKM dari sektor wastra.

Sebagian pemberitaan memakai angka yang berbeda karena menghitung komponen acara yang berbeda pula. Metro IKN dan ANTARA menyebut 46 UMKM makanan dan minuman olahan yang mengisi area pameran, ditambah puluhan UMKM wastra, kriya, ready-to-wear, dan handycraft. Metrokaltim menyebut 36 booth yang disiapkan, merujuk pada stan kuliner di area pop-up market.

Transaksi nontunai QRIS dan target 20.000 transaksi

Rangkaian pameran tahun ini diintegrasikan dengan Fentura Pop 2026, sebuah pasar kaget kuliner digital yang berlangsung lebih panjang, 10-13 September 2026, di lokasi yang sama. Menurut ANTARA, Fentura Pop menghadirkan 36 stan kuliner UMKM dengan target lebih dari 20.000 transaksi QRIS, dan keseluruhan pengalaman belanja diarahkan sepenuhnya nontunai melalui QRIS serta QRIS Tap.

Mahligai Nusantara 2026 menargetkan sekurangnya 20.000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan. Perlu dicatat, angka tersebut merupakan target penyelenggara, bukan realisasi yang telah dilaporkan per 13 September 2026.

Selain pameran, pengunjung dan pelaku usaha mendapatkan layanan pendukung seperti informasi perizinan, kemasan, merek, hingga inovasi produk. Metrokaltim melaporkan tiket masuk kegiatan ini dipatok Rp1 bagi masyarakat umum.

Pendampingan berjalan sebelum panggung pameran

BI Balikpapan menyiapkan rangkaian kegiatan awal sepanjang Agustus hingga awal September. Ada Workshop Tani Camp 2026 di Paser, PPU, dan Balikpapan yang mengintegrasikan pembelajaran serta praktik lapangan penerapan Good Agricultural Practices bagi kelompok tani dan ternak.

Berikutnya Akademi Muda Nusantara 2026 pada 31 Agustus-1 September yang memberi pelatihan arah desain, penceritaan visual, penyusunan DNA merek, hingga klinik pelatihan bagi 20 siswa SMA/SMK dan 21 UMKM mitra BI. Pada 4 September digelar Akademi SIAPIK untuk meningkatkan kualitas pencatatan keuangan UMKM, lalu lokakarya strategi memperpanjang masa simpan produk makanan dan minuman olahan pada 7 September.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah sebagai langkah mitigasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan pasokan pangan di tengah risiko El Nino.

Wali Kota: jangan persulit izin usaha

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menilai UMKM berperan penting menggerakkan ekonomi daerah, termasuk ketika pandemi Covid-19. "UMKM bagi kami itu adalah tolak ukur kami. Kami mengingat sekali waktu masa Covid-19 bahwa UMKM inilah yang menggerakkan ekonomi, khususnya Kota Balikpapan," kata Rahmad, dikutip Cerdasnews.

Ia meminta perangkat daerah membina dan memfasilitasi pelaku usaha, serta menegaskan agar proses perizinan tidak dipersulit. "Kenapa kami hadirkan juga perizinan? Supaya dia paham bahwa jangan pernah mempersulit atau memperlambat izin-izin usaha yang ada di Kota Balikpapan," tegasnya.

Rahmad juga menyebut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Balikpapan masih positif meski melambat, dari sekitar 5,59 persen menjadi 5,13 persen.

Wastra dan kriya dibidik menembus pasar global

Wakil Ketua TP PKK Kota Balikpapan Siti Kotijah menekankan pentingnya kontinuitas agenda semacam ini untuk menaikkan kelas UMKM sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Ia menyoroti potensi wastra lokal dengan motif khas Balikpapan dan Kalimantan, seperti motif Dayak, Ampik, Buen, Jaro, dan Kriya Godong, hingga karya label lokal Arnista.

"Corak batik kita sangat khas. Kualitas desainer muda kita, termasuk karya siswa SMK Negeri 4 Balikpapan yang dikenakan perwakilan pimpinan Bank Indonesia, membuktikan Balikpapan tidak tertinggal dari daerah lain di Pulau Jawa," kata Siti Kotijah kepada RRI pada Sabtu (12/9/2026).

Robi Ariadi menegaskan UMKM binaan BI perlu bergerak melampaui pasar lokal. "Ini adalah sebuah ruang, sebuah ekosistem, sebuah distrik yang mempertemukan beragam pelaku usaha, beragam inovasi, beragam peluang sehingga UMKM tidak hanya hadir sebagai jago kandang," ujarnya, dikutip Cerdasnews dan Lingkar Kaltim. Menurut Metrokaltim, ia menyebut China, Australia, Jepang, Singapura, dan Korea pernah menjadi bagian dari jejaring pasar yang mengenal produk UMKM binaan BI.

Apa artinya bagi pelaku usaha?

Bagi UMKM di luar Kalimantan Timur, format acara ini memberi gambaran pola pembinaan yang bisa ditiru: kurasi produk, pelatihan pencatatan keuangan dan pengemasan, layanan perizinan di lokasi, lalu transaksi digital penuh lewat QRIS. Kombinasi itu menyasar dua persoalan klasik UMKM, yakni kualitas produk dan kapasitas administrasi usaha.

Liputan lain seputar digitalisasi dan pembiayaan UMKM dapat dibaca di kanal berita https://cmnexus.com/news, termasuk pembahasan tentang QRIS yang mulai menjadi kebiasaan pelaku usaha dan pemanfaatan AI untuk menembus ekspor.

Sumber: 1. ANTARA, "BI Balikpapan gelar Mahligai Nusantara dorong UMKM naik kelas", 1 September 2026 - https://www.antaranews.com/berita/5721523/bi-balikpapan-gelar-mahligai-nusantara-dorong-umkm-naik-kelas 2. RRI, "Mahligai Nusantara 2026: Panggung UMKM Balikpapan Naik Kelas Ekspor", 12 September 2026 - https://rri.co.id/samarinda/regional/2724842/mahligai-nusantara-2026-panggung-umkm-balikpapan-naik-kelas-ekspor 3. Cerdasnews.id, "BI Balikpapan Buka Mahligai Nusantara 2026, Dorong UMKM Go Global", 12 September 2026 - https://cerdasnews.id/bi-balikpapan-buka-mahligai-nusantara-2026-dorong-umkm-go-global/ 4. Lingkar Kaltim, "Pemkot Balikpapan dan BI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Mahligai Nusantara 2026", 12 September 2026 - https://lingkarkaltim.com/2026/09/12/pemkot-balikpapan-dan-bi-dorong-umkm-naik-kelas-lewat-mahligai-nusantara-2026/ 5. Metrokaltim.com, "Mahligai Nusantara 2026 Hadirkan 36 Booth UMKM, Tiket Masuk Cuma Rp1" - https://metrokaltim.com/mahligai-nusantara-2026-hadirkan-36-booth-umkm-tiket-masuk-cuma-rp1/ 6. Metro IKN, "UMKM, QRIS hingga Pangan Murah Berbaur di Mahligai Nusantara 2026 Balikpapan" - https://metroikn.co/umkm-qris-hingga-pangan-murah-berbaur-di-mahligai-nusantara-2026-balikpapan/

0 suka
BagikanfXin
SOLUSI DIGITAL TERPADU

Siap Menerapkan Solusi Teknologi untuk Bisnis Anda?

Konsultasikan sistem POS, AI Automation, atau ERP kustom dengan tim spesialis PT. Cipta Mitrausaha Nusantara.